|
Sambutan Kepala Dinas Perkebunan Kal-Sel |
|
Selamat datang di official website Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Selatan. Website ini digunakan sebagai sarana pendukung pemberian informasi global perkembangan perkebunan di Provinsi Kalimantan Selatan.
Sebagai upaya untuk menjawab tantangan era informasi modern saat ini, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Selatan meluncurkan website khusus yang mampu menyajikan berbagai informasi aktual tentang kondisi Perkebunan di Provinsi Kalimantan Selatan. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat luas ataupun siapa saja yang membutuhkan data tentang Perkebunan di Kalimantan Selatan, dapat langsung mengaksesnya secara terbuka, mudah, cepat dan akurat. Kepada semua pihak yang telah mewujudkan website ini, saya ucapkan terima kasih dan semoga website ini bermanfaat bagi masyarakat pengguna. Segala bentuk kritikan dan saran demi kebaikan dan kemajuan informasi khususnya di bidang perkebunan, kami dengan senang hati menerimanya. Terima Kasih atas kunjungan anda di website kami dan semoga informasi yang kami pasang disini bermanfaat. Kepala Dinas Perkebunan Kalimantan Selatan Ir. Haryono 
|
|
|
Pemerintah Kabupaten Tabalong Siapkan 1.112.000 Bibit Karet Unggul |
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Selasa, 23 Juni 2009 10:33 |
|

Tanjung, KP – Tahun 2009 ini Pemkab Tabalong siapkan bibit karet unggul sebanyak 1.112.000 pohon, terdiri dari dana APBN yang disalurkan melalui Dirjen Perkebunan Deptan, serta 250.000 pohon lainnya, merupakan bantuan dari Pemprov Kalsel. Hal itu, diungkapkan Bupati setempat H Rachman Ramsyi, saat membuka Temu Lapang dan Penyadapan Karet Perdana di Desa Tanta Kecamatan Tanta, Selasa (16/6). Oleh karena itu, kepada para petani yang masih menggunakan bibit non-unggul dan perkebunan karetnya sudah tua serta kurang produktif, supaya segera melakukan peremajaan,’’ ujarnya. Tanaman karet, merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan yang menjadi pendorong perekonomian rakyat di Kabupaten Tabalong. Lahan yang mencakup 51.014 ha, di dominasi oleh perkebunan karet rakyat dan telah menjadi sumber pendapatan utama bagi sebagian besar keluarga petani. Sebagaimana diketahui bersama, bahwa sejak memasuki awal tahun 2009, harga karet dunia mengalami penurunan yang cukup drastis.
|
|
Terakhir Diperbaharui ( Minggu, 12 Juli 2009 11:13 )
|
|
Selanjutnya...
|
|
Didukung Pabrik Pengolahan |
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 20 Juni 2009 22:09 |
|
PERKEBUNAN kelapa sawit di wilayah kerja PT. Perkebunan Nusantara XIII (Persero) tampaknya akan kian berkembang pesat. Prediksi pesatnya perkembangan perkebunan kelapa sawit PTPN XIII ini lantaran didukung pabrik pengolahan sawit berkapasitas 60 ton tandan buah segar (TBS) per jam atau tipe sedang.
General Manager PTPN XIII, Ir H Sunardi R Taruna MS MBA mengatakan saat ini proses pembangunan pabrik tersebut sudah memasuki tahapan proses tender. “Direncanakan awal 2009 sudah mulai dibangun, dan awal 2010 sudah lepas atau beroperasi,” ujarnya. |
|
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 20 Juni 2009 22:22 )
|
|
Selanjutnya...
|
|
3.000 Hektare Perkebunan Rakyat Direalisasikan |
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 20 Juni 2009 23:39 |
|
BATULICIN - Salah satu program unggulan di bidang perkebunan, dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Tanbu memfasilitasi pembangunan kebun rakyat. Melalui program itu, masing-masing kepala keluarga (KK) diberikan lahan seluas 1 hektare untuk ditanam karet maupun kelapa sawit. “Masyarakat tinggal memilih kedua komuditi tadi. Tergantung selera merekalah,” ujar Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Tanbu Ir Edward Thurrahman, Kamis (8/11), kemarin. |
|
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 20 Juni 2009 23:44 )
|
|
Selanjutnya...
|
|
Harga Karet Terdongkrak Dollar |
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 20 Juni 2009 23:06 |
|
Petani karet rakyat kini kembali bisa tersenyum. Soalnya, harga karet terus menunjukkan angka peningkatan. Jika di awal krisis global melanda Amerika Serikat beberapa waktu lalu, harga karet sempat anjlok hingga Rp1.000 per kilo gram, kini rata-rata harga karet rakyat sudah menembus angka Rp5.500 per kilo.
“Secara umum harganya memang begitu. Terus terang ini salah satu faktor kenaikan harga akibat naiknya nilai tukar dolar terhadap rupiah. Sementara harga karet dunia sebenarnya masih belum berubah,” ujar Kasi Agribisnis Disbun Banjar Jayadi Noor, kemarin. |
|
Selanjutnya...
|
|
|